Tekken 2: Kazuya’s Revenge (2014)

Tekken Kazuya 1

Tekken 2: Kazuya’s Revenge (2014) merupakan sekuel dari Tekken (2010) yang diangkat dari sebuah game bergenre fighting pada console playstation. Dikisahkan seorang pemuda, K (Kane Kosugi), mengalami amnesia dan tiba-tiba diculik oleh sekelompok organisasi bawah tanah yang dipimpin oleh The Minister (Rade Serbedzija). K diberi tugas untuk melakukan pembunuhan bagi beberapa tokoh yang The Minister anggap, memiliki dosa bagi kemanusiaan. Dalam melaksanakan misinya, K tidak sendiri. Ia ditemani oleh Rhona Anders (Kelly Wenham).

Tekken Kazuya 2

Pada sebuah misi, K dan Rhona bersitegang dengan Bryan Fury (Gary Daniels). Akhirnya Bryan memberikan informasi terkait siapa sebenarnya sosok The Minister itu. Sebuah informasi yang membuat keadaan berubah 180 derajat.

Tekken Kazuya 6

Tekken Kazuya 5

Tekken Kazuya 3

Tekken Kazuya 7

Tekken Kazuya 4

Sementara itu, K terus berupaya untuk mengingat siapa dirinya. Sepanjang film Tekken 2: Kazuya’s Revenge (2014), terus terbayang-banyang di dalam benak K akan masa lalunya yang misterius😛. Ahhhh, masa lalu K bukanlah misteri bagi teman-teman yang pernah bermain Tekken, entah Tekken 2, Tekken 3, Tekken 7 atau seri permainan Tekken lainnya. Judul filmnya saja ada kata-kata Kazuya, ya jelas si K ini adalah Kazuya Mishima, putra dari Heihatchi Mishima sekaligus ayah dari Jin Kazuya.

Jin Kazuya sendiri adalah protagonis pada Tekken (2010) dan Kazuya Mishima adalah antagonis pada Tekken (2010). Saya rasa Tekken 2: Kazuya’s Revenge (2014) mengambil latar belakang jauh sebelum Tekken (2010). Sayang sekali Tekken 2: Kazuya’s Revenge (2014) terkesan murahan dan memiliki kualitas jauuuuh di bawah Tekken (2010). Kostum, latar belakang, special effect Tekken 2: Kazuya’s Revenge (2014) terbilang kurang dan sangat sederhana. Akting para pemerannya pun kurang proporsional, si tokoh K nampak terlalu serius dan terlalu emosional di saat yang kurang pas😦.

Yang paling disayangkan adalah jalan cerita yang terlalu “gampang” dan tidak mencerminkan video game Tekken sama sekali. Bukankah film ini diambil dari video game Tekken? Padahal banyak hal menarik yang dapat diambil dari kisah-kisah di dalam video game Tekken.

Pada versi video game Tekken, awalnya Kazuya Mishima adalah tokoh utama. Namun pada seri video game Tekken 3, tokoh utamanya berubah menjadi Jin Kazuya. Pada beberapa seri berikutnya, Jin pun berubah menjadi tokoh anti-hero. Memang ada sebuah kutukan di dalam gen keluarga Heihatchi, Kazuya dan Jin. Sebuah kutukan yang membuat mereka kuat sekaligus menggoda mereka untuk menjadi jahat. Saya pikir cerita kutukan keluarga Kazuya di ataslah yang akan diekspose pada Tekken 2: Kazuya’s Revenge (2014). Saya salah total, yang diekpose justru kisah lain yang kurang berhubungan dengan kisah pada seri video game Tekken. Yang paling membingungkan adalah penggunaan kata-kata Kazuya’revenge pada judul film ini. Balas dendam apanya? gak nyambung blass. Tekken 2: Kazuya’s Revenge (2014) kurang pantas untuk dianggap sebagai sekuel dari Tekken (2010) dan hanya layak untuk mendapatkan nilai 1 dari skala maksimum 5 yang artinya “Buruk Sekali”.

Sumber: http://www.yekra.com/tekken-2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s