The Huntsman: Winter’s War (2016) 

huntsman1

Dari berbagai dongeng yang semasa kecil pernah saya dengar, rasanya dongeng mengenai Putri Salju sampai saat ini masih merupakan salah satu dongeng anak-anak paling terkenal. Cerita tersebut diceritakan berulang-ulang dalam berbagai bentuk dan versi. Nah salah satu adaptasi dari dongeng tersebut sempat hadir ke layar lebar melalui Snow White and the Huntsman (2012). Lain dari yang lain, peranan sang pemburu atau huntsman, memperoleh porsi yang besar. Pada cerita aslinya, sang pemburu diutus oleh ibu tiri Putri Salju untuk membunuh Putri Salju, namun sang pemburu tak tega dan mengurungkan niatnya, ia pun melepaskan Putri Salju. Sudah sampai di sana saja peranan sang pemburu pada versi dongengnya. Nah pada Snow White and the Huntsman (2012), Eric (Chris Hemsworth), sang pemburu, ikut berperan dalam usaha Putri Salju (Kristen Stewart) merebut kembali tahta kerajaan dari Ravenna (Charlize Theron), si penyihir jahat. Di sana Putri Salju digambarkan sebagai wanita pemberani yang pada akhirnya ikut maju di garis terdepan bersama para pengikutnya. Terus terang film ini tidak ada gregetnya sama sekali, Kristen Stewart rasanya kurang pas memerankan Putri Salju. Ahhh, ini merupakan salah satu adaptasi Putri Salju terburuk yang pernah saya lihat. Yang saya ingat dari film tersebut hanyalah drama perselingkuhan antara Kristen Stewart dengan Rupert Sanders, sutradara Snow White and the Huntsman (2012) hehehehehe.

huntsman2

Pada tahun 2016, petualangan Eric sang pemburu berlajut pada The Huntsman: Winter’s War (2016). Film ini merupakan pekuel sekaligus sekuel dari Snow White and the Huntsman (2012). Di sana dikisahkan bagaimana Eric kecil diculik dan dilatih untuk menjadi pemburu yang handal oleh Ratu Freya (Emily Blunt), adik  dari Ravenna. Freya berubah menjadi penyihir jahat setelah kematian bayinya. Freya benci sekali dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan cinta, ia menyalahkan cinta atas kematian bayinya yang malang. Maka tak heran bila Freya murka ketika Eric jatuh cinta dengan Sara (Jessica Chastain). Eric dan Sara akhirnya berhasil Freya pisahkan. Eric berhasil melarikan diri ke negeri di luar wilayah kekuasaan Freya.

huntsman8

huntsman6

Bertahun-tahun kemudian, setelah kejadian pada Snow White and the Huntsman (2012), Eric memperoleh tugas untuk merebut kembali cermin Ravenna yang hilang. Perburuan Eric ini membawa Eric kembali ke wilayah kekuasaan Ratu Freya. Masa lalu Eric kembali hadir karena Eric mau tak mau harus berhadapan dengan Freya dan teman-teman masa kecilnya. Tabir akan rahasia cermin Ravenna dan masa lalu Freya pun akan ikut terbuka pada The Huntsman: Winter’s War (2016).

huntsman3

huntsman4

huntsman7

huntsman9

huntsman12

huntsman11

huntsman10

Saya rasa The Huntsman: Winter’s War (2016) memiliki jalan cerita yang lebih menarik dibandingkan Snow White and the Huntsman (2012). Karakter-karakternya relatif lebih kuat dan meyakinkan. Penempatan sang pemburu sebagai karakter utama yang dominan dirasa lebih tepat dibandingkan ketika ia harus berbagi tempat dengan Putri Salju pada film terdahulu. Action, special effect dan kostumnya terbilang lumayan, not bad but not special.

Hanya saja The Huntsman: Winter’s War (2016)  seolah seperti cerita “tambalan” yang tidak terencana sebelumnya. Pada Snow White and the Huntsman (2012) dikisahkan bahwa istri Eric dibunuh oleh adik Ravenna, eh tiba-tiba pada The Huntsman: Winter’s War (2016)  dikisahkan bahwa Ravenna punya seorang adik lagi yang bernama Freya. Kemudian ternyata sebelum menikah, Eric ternyata memiliki kekasih lain. Semua ini seolah-olah baru dikarang setelah Snow White and the Huntsman (2012)  selesai dibuat.

Terlepas dari kekurangsukaan saya terhadap Snow White and the Huntsman (2012), menurut saya The Huntsman: Winter’s War (2016) merupakan sekuel merangkap prekuel yang relatif lebih berkualitas. Dengan demikian maka The Huntsman: Winter’s War (2016) layak untuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”.

Sumber: http://www.huntsmanmovie.co.uk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s