Edge of Tommorow (2014)

Edge of Tomorrow 1

Sudah beberapa kali saya melihat trailer Edge of Tomorrow, sepertinya menarik. Baru minggu lalu saya & istri sempat menonton film ini. Edge of Tomorrow diadaptasi dari novel Jepang karangan Hiroshi Sakurazaka yang berjudul All You Need is Kill. Film yang bergenre science fiction ini mengambil latar usaha invasi alien ke Bumi di masa depan. Alien tersebut dijuluki mimic karena kemampuannya untuk mengantisipasi berbagai taktik perang dari angkatan bersenjata Eropa. Wilayah yang paling pertama diserang dan takluk adalah Uni Eropa. Negara-negara lain bersatu dan berusaha untuk membebaskan Uni Eropa dan mengusir alien dari muka Bumi.

Edge of Tomorrow 5

Usaha angkatan bersenjata negara-negara tersebut belum mendatangkan hasil sampai pada suatu ketika, pasukan manusia berhasil memenangkan pertempuran di Verdun. Muncul tokoh heroik dari pertempuran tersebut, Rita Vrataski (Emily Blunt).

Edge of Tomorrow 2

Edge of Tomorrow 3 Edge of Tomorrow 4

Dengan rasa percaya diri yang meningkat dan munculnya seorang tokoh heroik, para pemimpin dunia memutuskan untuk mengerahkan seluruh kemampuan tempurnya di waktu yang bersamaan untuk mengusir alien. Sayang sekali, usaha tersebut ternyata menjadi bumerang karena ternyata para alien sudah siap tempur ketika para tentara manusia mendarat. Di luar dugaaan, pertempuran tersebut justru menjadi ajang pembantaian bagi tentara-tentara dari pihak manusia.

Mayor William Cage (Tom Cruise) adalah salah satu tentara yang dikirim ke medan perang dan tewas beberapa saat setelah ia mendarat di pantai Prancis. Tanpa disadari, Cage telah menghisap kekuatan alien sehingga ia dapat kembali bangkit tapi tidak pada masa waktu yang sama. Cage bangkit di waktu sehari sebelum ia tewas, entah bagaimana Cage secara tidak disengaja melaksanakan perjalanan waktu. Setelah Cage bangkit, ia kembali berperang menghadapi alien di pantai Prancis dan . . . ia tewas lagi kemudian bangun kembali di waktu sehari sebelum ia tewas lagi, hal ini berulang terus menerus. Bangun, perang, tewas, bangun, perang, tewas, seperti sebuah loop waktu yang tidak ada hentinya.

Edge of Tomorrow 6 ALL YOU NEED IS KILL XXX EOT-TRL2-01925R.JPG D ENT Edge of Tomorrow 12

Pada suatu saat Cage mengetahui bahwa Rita Vrataski pernah mengalami hal yang ia alami pada pertempuran di Verdun. Vrataski bersedia melatih dan membantu Cage agar Cage cukup kuat dan dapat memenangkan pertempuran. Setiap perulangan waktu terjadi, Cage terus berlatih bersama Vrataski dan menyelidiki apakah yang sebenarnya terjadi. Cage & Vrataski semakin lama semakin mendekati akan kebenaran dan kenyataan dari fenomena yang mereka berdua alami. Akankah loop perulangan waktu ini dapat berhenti?

Edge of Tomorrow 8 Edge of Tomorrow 9 Edge of Tomorrow 10 Edge of Tomorrow 13

Bagian awal dan tengah Edge of Tomorrow cukup memukau dan membuat saya penasaran. Sayang menjelang bagian akhirnya, saya merasa agak bosan, kok begitu-begitu saja yaaa? Special effect yang cukup ok beserta tampiran baju perang Cage & Vrataski yang keren tidak terlalu berhasil mengurangi rasa bosan saya, hehee. Secara garis besar, Edge of Tomorrow cukup menghibur dan layak ditonton di bioskop meskipun agak kurang ok di bagian akhirnya. Film ini layak mendapat nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Not bad laaa 😉

Sumber: eotlive.edgeoftomorrowmovie.com

Ender’s Game (2013)

Ender's Game 1

Film Ender’s Game (2013) sebenarnya termasuk ke dalam salah satu target film yang wajib saya tonton tahun lalu, sayangnya Ender’s Game muncul di Indonesia pada bulan-bulan ketika saya sedang mempersiapkan diri untuk datang ke rumah orang tua pacar yang sekarang Alhamdulillah sudah jadi istri saya. Nah hari inilah saya baru sempat menonton film yang diangkat dari novel anak-anak lawas karangan Opa Orson Scott Card.

Karena diangkat dari novel anak-anak, sudah pasti jagoannya masih anak-anak :). Dikisahkan bahwa 50 tahun yang lalu manusia berhasil memenangkan perang besar melawan ras alien yang datang ke planet tempat manusia tinggal. Selama 50 tahun bangsa alien tersebut tidak pernah terlihat akan menginvasi lagi, namun pihak manusia agak parno & trauma takut kedatangan “tamu tak diundang” lagi, maka manusia terus berusaha melakukan langkah-langkah pencegahan yang semakin lama semakin agresif.

Pihak militer manusia yang disebut International Fleet merekrut anak-anak jenius sebagai pengatur strategi perang karena berdasarkan penelitian, anak-anak yang belum memasuki usia remaja ternyata memiliki kemampuan yang lebih baik dalam mengatur strategi perang. Ender Wiggin (Asa Butterfield) adalah salah satu anak jenius yang direkruit oleh Kolonel Graff (Harrison Ford) ke dalam sekolah militer pengatur strategi di luar angkasa. Jalan Ender untuk menjadi pengatur startegi yang handal sekaligus pemimpin yang dihormati tidaklah mudah & menarik untuk diikuti. Ender sangat pintar dalam mengatur segala tindakan yang dia lakukan. Segala akibat & kemungkinan yang muncul akibat tindakannya, sudah diperhitungkan.

Ender's Game 3 ENDER'S GAME Ender's Game 6 Ender's Game 9

ENDER'S GAME

Saya senang melihat bagian awal & tengah film ini, apalagi saya disuguhkan oleh special effect yang top, spesial effect-nya sukses mendukung film khayalan besutan Gavin Wood ini, hehehehe. Akting para pemainnya pun cukup bagus meski rasanya tidak ada yang terlalu menonjol. Namun sayang sekali menjelang bagian akhir dari Ender’s Game (2013), kok jalan ceritanya agak melempem yaaa, kurang menggigit. Akhirnya kok begitu ya? :/

ENDER'S GAME

Ender's Game 2 Ender's Game 5 Ender's Game 10 Ender's Game 11

Setelah menonton Ender’s Game (2013) sampai habis, saya menyimpulkan bahwa kenapa pihak militer memilih anak-anak untuk mengendalikan seluruh armada tempurnya ternyata adalah karena anak kecil masih bisa “dibodohi”, kemampuan emosionalnya masih belum dapat membedakan dengan jelas mana yang sebenarnya baik & mana yang jahat. Dapat diarahkan untuk fokus memenangkan permainan, mengorbankan segala sumber daya yang dimiliki untuk menang tanpa mengetahui bahwa sumber daya yang dipergunakan itu adalah manusia juga yang memiliki keluarga, dalam hal ini seorang jenius seperti Ender pun luput dalam mengetahui “tipuan kecil” bosnya.

Secara garis besar, Ender’s Game (2013) cukup menghibur hari sabtu saya & layak mendapat nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Awalnya saya hendak memberi nilai 4 atau 5, namun semakin menjelang ke akhir cerita, tingkat kepuasan saya akan Ender’s Game (2013) semakin menurun, tapi tidak sampe ke angka 2 kok ;).

Sumber: www.endersgamemovie.com