Bullet Train (2022)

Bullet Train (2022) mengisahkan berbagai konflik yang terjadi ketika beberapa pembunuh bayaran berada di dalam satu kereta yang sama. Pada awalnya masing-masing pihak datang tanpa mengetahui kehadiran pembunuh lainnya. Mereka hadir dengan agendanya masing-masing. Semua bertabrakan ketika semua bertemu di dalam sebuah Shinkansen, kereta super cepat di Jepang. Kereta tersebut terbilang canggih, luas dan nyaman. Tapi yang namanya kereta yaaa tetap agak sempit yaa. Apa bisa mereka semua saling hantam dengan leluasa?

Yang menarik di sini, para pembunuh tersebut memiliki metode yang berbeda-beda. Tidak semua melakukan aksinya hanya dengan mengandalkan fisik saja. Beberapa diantaranya menggunakan taktik licik yang tidak terduga. Motif dan misi dari berbagai karakter yang ada pun menyenangkan untuk ditonton. Tidak saya sangka, ternyata kereta mampu menjadi arena yang menarik bagi para pembunuh ini.

Tidak hanya berisikan adegan bunuh membunuh, ancam mengancam, Bullet Train (2022) memiliki banyak komedi yang terbilang lucu. Well, tidak sampai membuat tertawa terbahak-bahak sih. Inikan bukan full film komedi. Hanya saja bagi beberapa orang, komedinya agak meleset karena mayoritas leluconnya berhubungan dengan serial animasi Thomas & Friends. Saya pribadi tidak terlalu suka dengan serial tersebut. Namun ada masanya dimana saya menemani anak-anak menonton Thomas & Friends. Otomatis saya menjadi familiar dengan tokoh dan cerita Thomas & Friends. Lelucon pada Bullet Train (2022) pun jadi mudah dimengerti. Sayangnya memang tidak semua orang mengetahui atau pernah menonton Thomas & Friends. Meskipun serial anak-anak ini sudah mulai tayang sejak 1984 dan masih terus menghadirkan episode baru pada 2021 lalu. Wah lama juga yaaaa.

Satu lagi yang menarik dari Bullet Train (2021) adalah visual yang cantik dan nyaman di mata. Film ini penuh dengan warna-warna lembut yang memanjakan mata. Shinkansen atau keret peluru memang terbilang kereta tercepat di dunia. Kereta inipun memang cukup mewah kalau dibandingkan dengan kereta eksekutifnya Indonesia hehehe.

Beberapa adegan tak masuk akalnya pun seakan terlupakan. Semua akibat berbagai kelebihan yang Bullet Train (2021) miliki. Saya pribadi ikhlas untuk memberikan Bullet Train (2021) nilai 4 dari skala maksimum yang artinya “Bagus”.

Sumber: http://www.sonypictures.com

The Hitman’s Bodyguard (2017)

Hitman

Apa yang terjadi apabila seorang pengawal pribadi harus mengawal seorang pembunuh bayaran? Hal inilah yang menjadi dasar cerita pada The Hitman’s Bodyguard (2017). Tugas utama pengawal pribadi adalah melindungi kliennya dari segala bahaya terutama intaian para pembunuh bayaran. Pembunuh bayaran dan pengawal pribadi memang merupakan 2 profesi yang saling bertentangan. Yang satu harus membunuh target, dan yang satunya lagi harus melindungi target. Hal inilah yang membuat saya tertarik untuk menonton The Hitman’s Bodyguard (2017).

Pada film tersebut, Michael Bryce (Ryan Reynolds) merupakan pengawal pribadi yang harus melindungi Darius Kincaid (Samuel L. Jackson), seorang pembunuh bayaran. Bryce dan Kincaid sudah berkali-kali saling baku tembak ketika bertugas. Keduanya merupakan salah satu dari yang terbaik di bidangnya masing-masing. Sekarang, mereka harus bekerja sama agar Kincaid dapat hidup untuk maju ke meja hijau sebagai saksi sebuah kejahatan genosida yang dilakukan oleh seorang diktator. Hal ini tidaklah mudah sebab Bryce dan Kincaid sudah bertahun-tahun berada di pihak yang berseberangan. Secara nalar, profesi pembunuh bayaran memang nampak lebih buruk dibandingkan profesi pengawal pribadi. Tapi film ini berhasil menyelipkan logika dari sisi pembunuh bayaran bahwa tidak semua klien yang pengawal pribadi lindungi, merupakan orang baik-baik yang layak dilindungi ;).

Hitman

Hitman

Konflik antara 2 profesi yang saling bertolak belakang memang dominan tapi tidak terlalu kental. Ternyata, terdapat pula komedi dan romansa pada The Hitman’s Bodyguard (2017). Bryce dan Kincaid yang awalnya kurang akur, justru saling “curhat” mengenai masalah percintaan yang masing-masing mereka hadapi. Ada wanita di balik semua tindakan dan akibat yang mereka hadapi. Semuanya dibalut dengan komedi yang tidak terlalu lucu, agak “garing” malahan.

Hitman

Bagaimana dengan adegan aksinya? Mayoritas adegan aksi yang ditampilkan, termasuk adegan yang masuk akal dan tidak berlebihan. Semuanya nampak lebih keren dan seru ketika beberapa adegannya diiringi oleh lagu alternatif dan rock yang pas. Memang sih di sana terdapat banyak kata-kata kasar, tapi paling tidak di sana tidak terdapat adegan yang terlalu sadis. Tapi saya tetap tidak menyarankan untuk menonton film ini bersama anak kecil.

Hitman

Hitman

Hitman

Hitman

Hitman

Dengan demikian, saya rasa The Hitman’s Bodyguard (2017) layak untuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Lumayanlaaaaa, bisa dijadikan hiburan.

Sumber:Ā www.thehitmansbodyguard.movie