Serial Super Monsters

Serial kartun anak Super Monsters menampilkan keseharian murid sebuah Playgroup. Eits ini bukan Playgroup biasa, Playgroup ini khusus bagi monsters. Dalam dunia Super Monsters, para muridnya memiliki wujud seperti anak manusia di siang hari. Kemudian di malam hari mereka berubah menjadi monter dan masuk sekolah.

Perubahan wujud yang mereka lalukan, ditampilkan seolah-olah mereka berubah menjadi superhero. Jadi tidak ada adegan menakutkan di sana. Super Monsters memang menampilkan monster-monster sebagai tokohnya, namun semua dibuat seimut mungkin. Di sini, para penonton cilik diajarkan bahwa monster itu jauh dari kesan menakutkan. Tak lupa hadir pula peliharaan yang juga berupa binatang imut. Binatang-binatang yang di dunia nyata terkesan seram pun, berhasil dibuat seimut mungkin pada Super Monsters.

Monsternya monster apa aja sih? Ada vampir, mumi, zombie, frankenstein, penyihir, werewolf, naga dan lain-lain. Yaaah seperti versi ciliknya Monster High. Karena jenis monsternya berbeda-beda, maka masing-masing memiliki kekuatan dan kelemahan yang berbeda.  Mereka harus bekerja sama dan memanfaatkan perbedaan yang ada demi menyelesaikan masalah.

Hanya saja, banyak sekali adegan dan topik yang terasa agak repetitif bagi penonton dewasa. Anak-anak mungkin tidak terlalu menyadari hal tersebut. Saya sendiri cepat bosan ketika menemani anak saya menonton serial yang satu ini.

Dengan demikian, saya rasa Super Monsters pantas untuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Setiap musiim pemutaran baru, biasanya ada saja karakter baru dengan kekuatan baru, not bad laaaa.

Sumber: http://www.41e.tv

Seventh Son (2014)

Seventh Son 1

Diambil dari novel The Spooks’s Apprentice karangan Joseph Delaney, Seventh Son (2014) hadir di bioskop-bioskop pada akhir tahun 2014 dan awal tahun 2015. Pada Seventh Son (2014), dikisahkan perseteruan antara manusia dengan mahluk-mahluk supranatural yang jahat di era kerajaan Eropa dahulu kala.

Di antara bangsa manusia yang hidup di masa tersebut, terdapat kesatria-kesatria yang mengabdikan hidupnya untuk memburu & memusnahkan mahluk-mahluk supranatural jahat yang mengganggu kehidupan manusia. Semua kesatria-kesatria tersebut merupakan anak ketujuh dari anak ketujuh. Menjadi anak ketujuh dari anak ketujuh merupakan syarat mutlak untuk bergabung. John Gregory (Jeff Bridges) adalah salah satu kesatria yang baru saja mengangkat Tom Ward (Ben Barnes) sebagai muridnya. Tom memang masih sangat muda namun Tom bukan anak ketujuh dari anak ketujuh biasa. Tom lain dari yang lain, ia memiliki kemampuan-kemampuan khusus yang tidak dimiliki Gregory. Dari mana ia memperoleh kekuatannya akan kita diketahui pada bagian akhir Seventh Son (2014) ;).

Seventh Son 8

Seventh Son 5

Seventh Son 13

Seventh Son 9

Kali ini Gregory & Tom memiliki misi untuk membasmi Malkin (Julianne Moore), penyihir jahat paling kuat yang dulu pernah Gregory tangkap. Sekarang Malkin berhasil meloloskan diri dan mengumpulkan kembali para pengikut setianya untuk membalaskan dendamnya kepada Gregory dan umat manusia.

Seventh Son 11

Seventh Son 12

Seventh Son 6

Seventh Son 7

Bagi Malkin, perseteruannya dengan Gregory bersifat sangat pribadi karena mereka berdua memiliki sejarah yang panjang. Malkin menghalalkan segala cara untuk membunuh Gregory. Untuk memudahkan usahanya, seorang mata-mata dikirim untuk memata-matai Gregory dan Tom. Mata-mata yang merupakan keponakan Malkin, Alice Deane (Alicia Vikander), berhasil merayu Tom. Tom jatuh cinta kepada Alice meskipun Tom mengetahui siapa Alice sebenarnya, cinta memang buta ;). Perjalanan Gregory & Tom menuju sarang Malkin semakin sulit dengan hadirnya Alice.

Seventh Son 4

Sebenarnya Seventh Son (2014) memiliki beberapa elemen kejutan, suatu hal tak terduga yang belakangan baru diketahui, tapi sayang eksekusinya kurang greget sehingga semuanya nampak datar-datar saja. Untunglah terdapat kelucuan-kelucuan dari Jeff Bridges yang terkadang mampu menghilangkan rasa bosan saya. Special effect yang ditampilkan pun lumayan bagus, begitu pula dengan adegan perkelahiannya. . . yaaaa lumayanlaaah.

Seventh Son 2

Seventh Son 14

Seventh Son 10

Dengan demikian, Seventh Son (2014) hanya dapat memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Ini di luar ekspektasi saya, sebelum menonton Seventh Son (2014), saya pikir film ini akan memperoleh nilai 4 dari saya.

Sumber: www.seventhson-film.com/ww/

Beautiful Creatures (2013)

BeautifulCreatures1

Beautiful Creatures adalah film fantasi romantis berdasarkan novel karangan Kami Garcia & Margaret Stohl dengan judul yang sama. Tahun lalu, saya sering melihat iklan film ini di channel Warner TV. Sayang kemunculan film ini di bioskop Indonesia cukup telat. Di luar negeri Beautiful Creature sudah beredar sejak bulan Februari.

BeautifulCreatures4

BeautifulCreatures2

Film ini mengambil latar kota kecil di Amerika yang bernama Gatlin. Pada suatu hari datang seorang gadis remaja, Lena Duchannes (Alice Englert), ke kota tersebut. Lena adalah keponakan dari Macon (Jeremy irons), seorang pria tua eksentrik yang juga merupakan orang terkaya di Gatlin. Keluarga Duchannes memiliki reputasi yang kurang baik di Gatlin. Keluarga tersebut digosipkan sebagai pemuja setan, padahal sebenarnya keluarga Duchennes adalah keluarga penyihir, keluarga penyihir yang memiliki kutukan. Kutukan yang menyebabkan Macon melarang Lena untuk jatuh cinta kepada manusia biasa. Sayang sekali takdir berbicara lain, Lena berkenalan & jatuh cinta kepada Ethan Wate (Alden Ehrenreich), penduduk asli Gatlin yang humoris. Kutukan apa yang menghantui keluarga Duchennes? Apakah kisah cinta Ethan & Lena dapat berlanjut? Silahkan tonton sendiri filnya, saya tidak akan menulis spoiler di sini ;).

BEAUTIFUL CREATURES

BeautifulCreatures3

BeautifulCreatures5

BeautifulCreatures7

Kisah tentang penyihir yang jatuh cinta kepada manusia biasa cukup membuat saya tertarik untuk menonton film ini. Pada dasarnya film ini cukup sederhana, tidak terlalu kompleks. Bagian awal dan tengah cerita cukup standard, kurang ada gregetnya -__-. Namun syukurlah pada bagian akhirnya terdapat kejutan, taktik yang dilakukan tokoh-tokoh protagonis cukup tidak terduga, bagus :). Menurut saya, Beautiful Creatures layak mendapat nilai 3 dari skala maksimal 5 yang artinya “Lumayan”. Agak lebih baguslah daripada Breaking Dawn :P.

Hansel & Gretel Witch Hunters (2012)

HanselGretel1

Hansel & Gretel sebenarnya adalah dongeng klasik dari Jerman yang sudah cukup terkenal. Ceritanya mengenai adik & kakak, bernama Hansel & Gretel, yang tersesat di hutan. Kemudian mereka menemukan rumah yang terbuat dari coklat & permen milik seorang penyihir jahat. Penyihir tersebut kemudian menawan Hansel & Gretel untuk dimasak & dimakan (x_x). Singkat cerita, dengan taktik & tipu daya Hansel & Gretel, akhirnya si penyihir jahat terjatuh ke dalam kuali dan mati terbakar. Itu merupakan potongan dari cerita asli dongeng Hansel & Gretel yang sudah ada sejak 1812. Nah, cerita pada film Hansel & Gretel Witch Hunters ini, menceritakan mengenai apa yang terjadi pada 15 tahun setelah peristiwa pada dongeng asli Hansel & Gretel terjadi.

HanselGretel8

HanselGretel7HanselGretel5

Pada film Hansel & Gretel Witch Hunters, Hansel (Jenemy Renner) & Gretel (Gemma Arterton) diceritakan menjadi pemburu penyihir. Mereka berkelana dari satu kota ke kota lain memburu penyihir dan memperoleh bayaran dari kegiatan ini. Pada suatu hari Hansel & Gretel kembali ke kota kelahiran mereka untuk menyediliki penculikan beberapa anak kecil oleh para penyihir. Kasus yang mereka hadapi kali ini, ternyata membuka tabir misteri akan masa lalu Hansel & Gretel. Kenapa 15 tahun yang lalu mereka dapat selamat dari cengkraman penyihir jahat? Siapa ayah & ibu mereka sebenarnya? SIlahkan tonton Hansel & Gretel Witch Hunters, bila ingin tahu jawabnya ;).

HanselGretel6HanselGretel4HanselGretel2HanselGretel3

Film ini kreatif juga yaaa, dongeng klasik dikembangkan menjadi cerita baru yang menarik, saya tertarik untuk menonton film ini begitu mendengar judulnya hehehe. Didukung dengan efek spesial yang lumayan ok, film ini berhasil menyuguhkan hiburan yang gagal membuat saya tertidur di bioskop. Meski menurut saya, film ini banyak memuat adegan sadis yang rasanya tidak pantas dilihat oleh anak kecil. Hansel & Gretel yang satu ini bukan untuk dikonsumsi oleh anak-anak, berbeda dengan versi asli dongengnya. Unsur kejutan pada film ini relatif hampir tidak ada, namun rasanya puas juga melihat para penyihir jahat mati “dibantai” Hansel, Gretel & beberapa kawan baru mereka b(^_^). Menurut saya film ini layak mendapat nilai 3 dari skala nilai maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Bolehlaaa buat hiburan.

Sumber:  www.hanselandgretelmovie.com/